Nama  : Dyah Saraswati
NPM   :15120364
Kelas  : PGSD 7A
Mata Kuliah : Filsafat Pendidikan

PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

          Saya akan menyampaikan hasil reportase saya mengenai materi perkuliahan keempat  dari mata perkuliahan filsafat pendidikan yang telah dilaksanakan pada 30 Oktober 2018 dengan Bapak Moh Aniq KHB, S.Pd., M.Hum  yang membahas mengenai pendidikan dan pengajaran.
          Mendidik anak sama halnya dengan menemani dan mengajari seorang anak. Orang tua perlu menemani anak tetapi juga harus memberikan kebebasan pada anak untuk menyampaikan pendapatnya supaya anak bisa mengeksplor dirinya. Jika orang tua menemani anak, anak akan merasa leluasa bercerita dan menyampaikan pendapatnya sesuai dengan apa yang mereka lihat. Misalnya bercerita tentang kegiatannya disekolah sehari di sekolah mengerjakan apa sajaNamun orang tua juga perlu mengarahkan anak supaya anak tidak salah mengambil keputusan Jadi sebelum nya orang tua dan anak harus berdiskusi terlebih dahulu sebelum anak mengambil keputusan. Mengajari sama halnya dengan sifat arogan yang nantinya akan memaksa anak. Orang tua harus memaksa anak jika anak mengambil keputusan yang salah. Dengan memaksa anaksupaya tidak melakukan hal-hal yang tidak baik orang tua harus memaksa.Mendidik anak adalah sesuatu hal yang penting supaya anak bisa menjadi orang yang baik dan menjadi kebanggaan orang tua nantinya. Mendidik dengan cara menemani dan mengajari anak harus dilakukan sedini mungkin supaya mereka dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Daya rekam anak pada usia dini masih sangat kuat maka orang tua harus memberikan contoh yang baik  pada anak. Jika orang tua memberikan contoh yang baik anak akan mengikuti hal baik tersebut karena anak sering kali melihat dari apa yang dilihatnya.

Pendidikan dan pengajaran Ki Hajar Dewantara

         Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan adalah satu upaya dan daya terus menerus untuk memajukan bertumbuhnya:
        1. Budi pekerti (karakter)
        2. Daya intelektual (pikiran)
        3.  Soal raga (di dalam tubuh).
         Pendidikan dan pengajaran mempunyai arti yang berbeda. Pengajaran yang ada selama ini tidak sesuai dengan apa pendidikan yang sebenarnnya. Pengajaran adalah bagian dari pendidikan. Pengajaran merupakan cara memberikan ilmu pengetahuan (tuntunan) kepada seseorang. sedangkan pendidikan adalah ruang yang digunakan untuk memberikan pendidikan. Pendidikan bahasa sederhana nya tentang ilmu dan laku, pendidikan adalah tuntunan. Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah pengayoman. Pendidikan dari kata Robbi yang artinya mendidik, menjaga dan mengayomi.
          Sebuah Kisah di negara Turki yang dialami oleh pak Zen. Pak Zen merupakan seseorang yang cerdas dan genius, beliau  bercerita tentang kisah hidupnya sewaktu sakit ketika dibawa tidur tidak bisa tidur, ketika duduk mengantuk. Kemudian diobati dengan cara dipijat saraf dibagian tulang punggung selama 3 menit.  Babakan punggung di dalam Al-Qur’an terdapat 33 ruas sama seperti kalimat tasbih (Subhanallah) 33 kali, kalimat tahmid (Alhamdulillah) 33 kali, kalimat takbir (Allahuakbar) 33 kali. Punggung sama dengan Dzohrun, kata Dzohrun ada dalam surah Al-Insyirah ayat ke 3 yang berbunyi “Al-ladzii anqadha zhahrak” yang artinya “yang memberatkan punggungmu”. Jika ingin ingin diobati bisa dengan cara mengangkatnya yaitu: tulang ekor, kepala ditarik sehingga membuat tulang punggung tertarik dan membuat tubuh sembuh. Semua dokter yang ada di Turki merasa heran dengan kejadian yang dialami oleh pak Zen. kemudian mereka bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi. Sejak kejadian itu pak Zen dijadikan sebagai penasihat bagi para dokter yang ada di rumah sakit di Turki tersebut. Pak Zen menjasi seseorang yang dihormari dan disegani.
         Selanjutnya berbicara mengenai penyakit psikis yang ada di dalam Al-Qur'an pada surat Al-Fatihah dan surat An-nas yaitu:
        1. Ragu-ragu
        2. Ragu-ragu
        Cara mengatasi ragu-ragu atau was-was yaitu dengan:
        1. Tunjukkan catatan Al-Kitab
        2. Tarbiyah atau pendidikan
        Dengan cara tersebut diharapkan penyakit psikis ragu-ragu atau was-was seseorang dapat teratasi supaya seseorang lebih yakin dan mantap untuk mengambil keputusan yang akan mereka ambil.
        Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) itu seharusnya rencana pengajaran bukan rencana pembelajaran. Dalam pembuatan RPP juga seharusnya melibatkan siswa. Sebenarnya guru itu sudah memiliki kompetensi semua. Namun masih dibebani dengan membuat RPP, mengurusi tentang raport agar dianggap guru itu memiliki kompetensi. Padahal guru itu sudah memiliki kompetensi sejak dulu.  Di SD Korea Selatan sekolah itu bebas, tidak setegang dan seformal di Indonesia, memakai baju bebas, lebih banyak praktik di luar kelas. Membuat suasana kelas seperti taman bermain agar siswa nyaman dalam mengikuti pembelajaran. 

Sekian reportase  materi pertemuan keempat dari Bapak Moh Aniq KHB, S.Pd., M.Hum  yang dapat saya sampaikan pada perkuliahan filsafat pendidikan pada pertemuan keempat tanggal 30 Oktober kemarin. 


List link blog teman-teman 7A, silahkan dibaca :

4. 15120040 Nur Tri Atika https://nurtriatika.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-ki-hajar.html?m=1                                                                
7. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
8. Febydwiangrainy. 15120029 . https://febydwiangrainy.blogspot.com
9. Mahmudi 15120018 https://mahmdudi018.blogspot.com
10.Abdul Ghofar 15120024 https://ghofar76.blogspot.com/?m=1
12 Devi Endah Prastiwi 15120441 https://deviendahprastiwi.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html                          
21. Hadiah hana putri 15120481 http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
24. 15120008 Khafidzoh Asfihani asfihani96.wordpress.com/2018/11/02/pendidikan-dan-pengajaran/

Komentar